Pages

Friday, February 05, 2010

Puisi-puisi Kirdjomuljo


KEPADA ADE IRMA ALM

Kepada semua yang gugur kumasih mampu mengucap
Betapa ku melawan tawaran menitiknya air mata
Bila terjadi. Masih bisa kumengusapnya
Sadar segalanya atas sejarah. Sejarah kebangsaanku

Tetapi mengucap kepadamu
Aku tak bisa mendengar ucapanku sendiri
Awan yang merendah memukul mataku. Gelap menyesak
Lalu kudengar nyanyian dari kalbu tanah air
Jauh. makinjauh melawan yang datang padaku

Salahkah aku meyakinkan kemesraan

Aku tahu jalan mana menuju kekuasaan
Tak bisakah dipertahankan sepotong dari kebenaran
Apa yang terucap dari hati nurani

Kepada semua yang gugur kumasih mampu mengenang
Betapa kumelawan tawaran menitiknya kepedihan
Bila terjadi. Masih bisa kemendesaknya
Tetapi mengenang kenyataanmu

1965
Kumpulan puisi Dari Lembah Pualam, hal.27


JUNI PURNAMA

Jauh sudah aku menguatkan hatiku
Mempertahankan bunga-bunga mekar dimataku
Menyanyikan ombak berkejaran
Bicara dan bertahan diantara mereka dilembah

Jauh aku memahami tatapan sejarah
Mempertahankan langkah yang kumulai bersama
Bemafas bersama kehidupan nafas mereka dilembah
Meyakinkan langkah-langkah kebangsaan

Tetapi detik ini aku menyerah
Terbang tanah hati yang kupertahankan

Ia baru mencapai usia menjelang satu musim
Senyumnya belum tersampaikan demikian jauh
Tetapi telah sampai kepadaku

Ia bukan mata air dari sebait puisi
Tetapi detik ini tak bisa kubertahan menyebutnya
Dan jauh dari segala itu
Aku mengaku. Ingin segera bersua
Kirdjomuljo, 1966
Kumpulan puisi Dari Lembah Pualam, hal.67

DOWNLOAD puisi ini KLIK di sini

No comments:

Post a Comment