Saturday, January 08, 2011

Puisi Eka Fendri

Puisi-puisi
Eka Fendri Putra

Sumber: Suara Karya, Sabtu, 22 Mei 2010

Nyanyian Kata

Berapa usia kata-kata? Pepatah dan petitih?
Tua betapa pun tak renta, tak mengenal ajal
Jajaran rumah sepanjang lorong, sawah di lereng,
ladang di bukit dan munggu pemakaman bertanda batu
Dan bunga puding hitam, tanah, kerikil di atasnya
Selalu ada yang bisa lain, padanglah puputan angin
Jawaban, sepertinya, ada di sana
Siapa nenek moyangnya, asal kaumnya?
Di mana tiang rumahnya pertama ditancapkan?
Dari rimba mana pohon pilihannya?
Di mana tunggul penebangannya?
Di mana sawah ladangnya, sosok jeraminya?
Di mana pandam pekuburan kaumnya?
Di sini kata bertahta tanpa aksara
Bermahkota tanpa raja
Begitulah konon, lantas silsilah pun bermula
Dalam rentang waktu, diucapkan dan dihafalkan
Tak ada kata yang dapat diganti, bagai pahatan
Siapa pun lahir, Tuhan menempatkannya, dengan cahaya
Di bumi. Kaum dan negeri menimangnya dalam tatanan
Kata, memberi mereka mahkota, menandai jalan ke sorga

Januari, 2009


Dinding

"siapa bikin dinding begini?"
"bagaimana meruntuhkannya?" dinding bertiang berlangit
katabatasnya tak bertandameski di luar bagitu dekat
di dalam jauh dan siangdi sana tersimpan riwayat
ikwal segala namatak seorang pun tahu
bagaimana namanya terteradi dinding itu

Februari, 2009



Surat Tua

"Kembalilah Iwan, pohon cengkeh berbuah emas
Di lereng bukit sebelah barat
Wangi kulit manis dan pala lebat buahnya
Pulanglah, perawan muda ceria bermekaran
Akan ada tujuh belas perhelatan lepas lebaran
Bibah dapat suami ketigabelas, orang rantau tentu
Si Badut pun akhirnya dapat jodoh, si Kiah
Janda si Jibun yang cerai mati di Takengon"
Surat itu terlipat dalam sebuah buku lama
Bertahun satu sembilan lima lima, bulan dua, tanggal tiga
Dari Sulaiman, temanku,yang mati waktu perang saudara
Tahun satu sembilan lima sembilan
Waktu subuh mayatnya ditemukan
Tubuhnya memagut batu, terkulai dalam air di tepi danau
Degan satu setengah kaki. Setengahnya lagi, hilang
"Hentakan alu di lesung tingkah bertingkah
Ditumbukkan tiga perawan mudaIwan, pulanglah,
Pulanglah Iwan" Kinantan putih, merah ranggahnya
Ia berkokok sambil terbang
Di sepanjang lorong kampung. Oh abang Leman
Ketika ia tertembak, menjelang subuh itu
Perawan desa kami merasa jadi janda karena duka
Gema perbukitan, gaung puput tanduk
Di kampung pedalaman, gelak cekikikan
Semua sudah lama, terasa jauh, kian sayup
Dalam kenangan, bayangan riang jadi lara
Aku tak bisa pulang, perang saudara belum usai
Hingga kini, nama Sulaiman abadi dalam cinta
Tersimpan dalam pantun, mengalun dalam salung
Umur sembilan belas ia mati, di tepi danau yang sepi
Ketika perang saudara, 50 tahun yang lalu

Maret, 2009

0 comments:

Post a Comment

Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) - Lintang Kemukus Dini Hari (Ahmad Tohari) - Jentera Bianglala (Ahmad Tohari) - Kubah (Ahmad Tohari) - Di Kaki Bukit Cibalak (Ahmad Tohari) - Bekisar Merah (Ahmad Tohari) - Siti Nurbaya (Marah Rusli) - Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka) - Azab dan Sengsara (Merari Siregar) - Harimau-Harimau (Mochtar Lubis) - Supernova (akar - Dee) - Supernova (petir - Dee) - - Sengsara Membawa Nikmat (Tulis Sutan Sati) - Mantra Penjinak Ular (Kuntowijoyo) - Mangir (Pramoedya Ananta Toer) - Arok-Dedes (Pramoedya Ananta Toer) - Perburuan (Pramoedya Ananta Toer) - Kasih Tak Terlerai (Suman Hs) - Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) - Atheis (Achdiat Kartamiharja)


goesprih.blogspot.com Overview

goesprih.blogspot.com has 1.444.907 traffic rank in world by alexa. goesprih.blogspot.com is getting 761 pageviews per day and making USD 3.70 daily. goesprih.blogspot.com has 210 backlinks according to yahoo and currently not listed in Dmoz directory. goesprih.blogspot.com is hosted in United States at Google data center. goesprih.blogspot.com is most populer in INDONESIA. Estimeted worth of goesprih.blogspot.com is USD 2701 according to websiteoutlook