Thursday, November 01, 2012

Sajak Sajak Kurniawan Junaedhie

Seekor Kucing Hitam

- si dia

Seekor kucing hitam mengeong berkepanjangan
Perempuan itu mencopot pakaiannya
menyerahkan tubuhnya:
untukmu, katanya, hanya untukmu
Suaranya parau, seperti leher burung terkena pisau
Lalu dia memadamkan lampu,
dan rebah di ranjang
seperti sebilah pedang
Lalu malam bertemu siang
Peluh pun jatuh berleleran

Setelah bergulingan semalaman.
perempuan itu kembali pada suaminya,
Dan si lelaki kembali pada istrinya
hidup jalan terus seperti lazimnya
Hanya mereka terlanjur hapal tahi lalat mereka
Satu di pantat kiri, satu di dekat kelamin,
Sebuah tanda lahir di dekat payudara
Juga sebuah kenangan yang mengapung di tengah samudera

2009

Sajak Pendek Untuk Kesunyian 

Langit hitam
Helai malam
Suara daun gemeratak
Dalam kata
mirip sajak

2009

Aku, Kau & Cermin

Tubuhmu terbuat dari tubuh ikan. Licin. Dari sisik-sisik terbaik. Matamu terbuat dari merjan. Bening, berkilau. Hidungmu terbuat dari beling cangkir. Lembut seperti pualam, tak terurai. Bibirmu terbuat dari irisan apel. Lembut tak terpanai. Aku seperti lidah, menjilat-jilat bayangan kelam. Kadang aku menyelam, dan kadang aku terbang tinggi. Tapi cermin itu tidak memantulkan bayanganku sama sekali.

2009

Melankoli

Dia tunduk tersipu
Aku rengkuh bahunya
Angin bertiup lalu
Cuaca yang beku

Sekarang dia tertawa
Aku terbahak
Jangan berteriak
Tak ingin aku melukaimu

Lalu kamar itu senyap
Kata seperti melekat di dinding
Mata kita terpejam
Dan hati berpandangan

2009


Biodata:
Kurniawan Junaedhie, menulis puisi di media massa sejak 1974. Buku puisi tunggalnya, antara lain. “Cinta Seekor Singa” (2009), “Perempuan dalam Secangkir Kopi” (2010), Sepasang Bibir dalam Cangkir” (2011) dan “100 Haiku untuk Sri Ratu”. Ikut dalam sejumlah antologi, al: “The Fifties” (2009), “Senandoeng Radja Ketjil” (2010), dan “Merapi Gugat” (2010), “Kitab Radja-Ratoe Alit” (2011) dll. Tinggal di Serpong, Tangerang, bekerja sebagai pekebun dan editor.

Sumber: Suara Karya, Sabtu, 6 Agustus 2011

0 comments:

Post a Comment

Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) - Lintang Kemukus Dini Hari (Ahmad Tohari) - Jentera Bianglala (Ahmad Tohari) - Kubah (Ahmad Tohari) - Di Kaki Bukit Cibalak (Ahmad Tohari) - Bekisar Merah (Ahmad Tohari) - Siti Nurbaya (Marah Rusli) - Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka) - Azab dan Sengsara (Merari Siregar) - Harimau-Harimau (Mochtar Lubis) - Supernova (akar - Dee) - Supernova (petir - Dee) - - Sengsara Membawa Nikmat (Tulis Sutan Sati) - Mantra Penjinak Ular (Kuntowijoyo) - Mangir (Pramoedya Ananta Toer) - Arok-Dedes (Pramoedya Ananta Toer) - Perburuan (Pramoedya Ananta Toer) - Kasih Tak Terlerai (Suman Hs) - Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) - Atheis (Achdiat Kartamiharja)


goesprih.blogspot.com Overview

goesprih.blogspot.com has 1.444.907 traffic rank in world by alexa. goesprih.blogspot.com is getting 761 pageviews per day and making USD 3.70 daily. goesprih.blogspot.com has 210 backlinks according to yahoo and currently not listed in Dmoz directory. goesprih.blogspot.com is hosted in United States at Google data center. goesprih.blogspot.com is most populer in INDONESIA. Estimeted worth of goesprih.blogspot.com is USD 2701 according to websiteoutlook