Thursday, April 15, 2010

Sinopsis Drama Si Bakhil

SI BAKHIL
(saduran L'avare)

Si Bakhil adalah naskah drama saduran Nur Sutan Iskandar. Naskah aslinya berjudul L’avare karya pengarang Prancis bernama Moliere. Si Bakhil berkisah tentang seseorang yang cukup kaya tetapi tamak, bakhil atau kikir. Berikut adalah sinopsis drama tersebut.

Semula Masnin ragu, jangan-jangan Selamat pura-pura cinta kepadanya. Setelah menerima permintaan Selamat agar ia mau menjadi istrinya, Masnin agak tertegun. Keragu-raguan Masnin berangsur-angsur hilang dan hubungan mereka makin intim.

Untuk mengatasi kemungkinan hambatan atau penolakan ayah Masnin bemama Malik, Selamat bekerja dan berbuat sebaik-baiknya pada ayah Masnin. Ia berusaha sungguh agar dapat membawa diri dan mengikuti kemauan ayah Masnin.

Abd. Rahman (kakak Masnin) mencintai Neng Ana, seorang wanita cantik dan baik budi. Neng Ana juga dikenal lemah-lembut, baik tutur sapa, sabar melayani dan merawat ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan. Cinta Abd. Rahman tidak bertepuk sebelah tangan, karena Neng Ana pun cinta kepadanya.

Abd. Rahman dan Masnin mendapat kesulitan menghadapi orang tua mereka. Mereka harus menurut, tidak boleh membantah, tidak boleh melakukan sesuatu apalagi menikah, jika tidak seizin Malik. Mereka mengeluh dan sama-sama mengemukakan kekesalan hati mereka terhadap sang ayah.

Ketika Badu berdiri di ruang tengah menunggu Abd. Rahman (yang telah pergi), Malik datang dan marah kepada Badu seraya mengusirnya, karena dikira Badu hendak mencuri uangnya.

Setelah Badu pergi Malik berkata-kata sendiri bahwa.sukar menyimpan uang, karena orang-orang selalu mengintainya.

Tengah berkata-kata demikian tiba-tiba masuk Abd. Rahman yang membuat Malik agak terkejut. Ia mengira rahasianya terbongkar dan telah diketahui oleh Abd. Rahman.

Orang-orang telah mengetahui bahwa Malik memang cukup kaya tetapi sangat tamak dan kikir. Bila melihat anaknya berpakaian bagus tak segan-segan ia menuduh anaknya itu mencuri uangnya.

Sementara Malik dan Abd. Rahman berbicara, masuklah Masnin. Maksudnya hendak mengatakan bahwa ada sesuatu yang penting hendak dikatakannya. Ayahnya pun mengatakan bahwa ada pula hal yang penting yang hendak dikatakannya kepada Masnin. Abd. Rahman juga mengatakan bahwa ia hendak menyampaikan kepada ayahnya rencana pemikahannya. Ayahnya pun segera mengatakan bahwa ia hendak memberitahukan kepada Abd. Rahman dan Masnin tentang pernikahannya. Dikatakan Malik bahwa ia hendak menikah dengan Neng Ana. Ayahnya madah hendak menjodohkan Abd. Rahman dengan seorang janda dan Masnin hendak dijodohkan dengan Raden Musa, seorang kaya yang sudah berumur 50 tahun. Tetapi segera Masnin menolak kehendak ayahnya dan terjadilah pertengkaran antara mereka.

Tiba-tiba Selamat masuk. Malik pun segera menanyakan kepada Selamat, siapa yang benar dalam persoalan ini, Malik atau anak-anaknyakah yang salah. Supaya Malik tidak marah, maka Selamat mengatakan, "Tuan Maliklah yang benar."

Bin Gaus datang menghadap Malik dan memberitahukan ada anak muda yang hendak meminjam uang Rp 15.000,00. Anak muda itu tak lain ialah Abd. Rahman. Mendengar itu Malik sangat marah kepada Abd. Rahman.

Badu berjumpa dengan Mbok Isnam. Setelah Badu bertanya tentang pekerjaannya, Mbok Isnam mengatakan bahwa ia membantu dan menguruskan rencana perkawinan Tuan Malik dengan Neng Ana. Atas jasanya itu ia mendapat uang dari Tuan Malik. Malik memanggil semua pembantunya dan membagi tugas pekerjaan dalam rangka pernikahannya dengan Neng Ana. Mula-mula Minah dipanggil dan diberi tugas untuk membersihkan segala sesuatu dan menyiapkan air minum dalam perjamuan. Gelas dan cangkir tidak boleh pecah atau hilang. Kalau terjadi hal demikian Minah harus mengganti.

Kemudian dipanggil Masnin dan Masnun. Keduanya diberi tugas naengisi cangkir dan gelas dengan kopi, bila tamu-tamu sudah kehausan. Tetapi air kopi yang disuguhkan tidak boleh diberi gula. Masnin bertugas menjaga hidangan dan alat-alat. Tapi alat-alat tidak boleh ada yang hilang. Selain itu ia diberi tugas pula untuk menyambut kedatangan Neng Ana bakal istrinya.

Abd. Rahman diberi tugas untuk menyambut dan menerima rombongan Neng Ana dengan gembira dan senang hati. Dengan demikian Malik akan mengampuni semua kesalahannya.

Malik memanggil Abang Ali untuk diberi tugas memasak makanan yang lezat-lezat, tetapi biaya yang diberikan hanya sedikit. Karena Ali tak sanggup mengadakan makanan yang lezat dengan biaya yang sedikit, maka tugas itu dialihkan Malik kepada Selamat.

Pada waktu yang telah ditentukan, Mbok Isnan datang membawa Neng Ana ke rumah Malik. Ana takut berdampingan dengan Malik yang sudah cukup tua. Walaupun berkali-kali Malik membujuk supaya Ana senang dan gembira, tetapi ia tetap merasa takut.

Tiba-tiba datang Abd. Rahman mendekati Ana. Mereka berdua merasa gembira atas perjumpaan itu. Hal ini berakibat gagalnya pernikahan Malik dengan Neng Ana. Malik sangat marah kepada Abd. Rahman dan dikatakan nya bahwaa Abd. Rahman tidak akan dibagi harta warisan.

Sementara itu Malik menyadari bahwa ia kehilangan uang Rp 10.000,00. Ia sangat marah dan kesal. Uang hilang, sahabat-sahabat pergi, penghibur pun tiada lagi.

Malik melaporkan hal kehilangan uang itu kepada Wedana. Setelah diusut ternyata yang mengambil uang itu adalah Selamat. Selamat mengakui bahwa ia mengambil uang itu untuk keperluan agar ia dapat menikah dengan Masnin.

Ketika ia mengurus perkara hilangnya uang Rp. 10.000,00 itu di kantor Wedana akhirnya Raden Musa dapat bertemu kembali dengan kedua orang anaknya yang tidak lain adalah Selamat dan Neng Ana.***

Download sinopsis ini KLIK di sini

0 comments:

Post a Comment

Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) - Lintang Kemukus Dini Hari (Ahmad Tohari) - Jentera Bianglala (Ahmad Tohari) - Kubah (Ahmad Tohari) - Di Kaki Bukit Cibalak (Ahmad Tohari) - Bekisar Merah (Ahmad Tohari) - Siti Nurbaya (Marah Rusli) - Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka) - Azab dan Sengsara (Merari Siregar) - Harimau-Harimau (Mochtar Lubis) - Supernova (akar - Dee) - Supernova (petir - Dee) - - Sengsara Membawa Nikmat (Tulis Sutan Sati) - Mantra Penjinak Ular (Kuntowijoyo) - Mangir (Pramoedya Ananta Toer) - Arok-Dedes (Pramoedya Ananta Toer) - Perburuan (Pramoedya Ananta Toer) - Kasih Tak Terlerai (Suman Hs) - Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) - Atheis (Achdiat Kartamiharja)


goesprih.blogspot.com Overview

goesprih.blogspot.com has 1.444.907 traffic rank in world by alexa. goesprih.blogspot.com is getting 761 pageviews per day and making USD 3.70 daily. goesprih.blogspot.com has 210 backlinks according to yahoo and currently not listed in Dmoz directory. goesprih.blogspot.com is hosted in United States at Google data center. goesprih.blogspot.com is most populer in INDONESIA. Estimeted worth of goesprih.blogspot.com is USD 2701 according to websiteoutlook