Sunday, August 26, 2012

Novel Surapati karya Abdoel Muis

Sinopsis Novel Surapati 

Pada tahun 1680 di Kota Jakarta dikisahkan seorang saudagar Belanda bernama Edeler Moor mempunyai budak belian yang tidak menentu asal usulnya. Ada orang yang mengatakan ia berasal dari Bali dan ada pula yang mengatakan ia keturunan Makasar. Budak ini bernama Si Untung. Karena bergaul dengan akrabnya, maka sesudah remaja Si Untung saling bercinta dengan Suzane putri tunggal tuannya. 

Untung bergaul dengan akrab dengan seorang kyai yang anti perbudakkan dan memusuhi kompeni, Kyai Embun namanya. Kyai inilah yang kemudian menikahkan Untung dengan Suzane secara diam-diam. Karena semakin lama kandungan Suzane semakin membesar akhirnya perkawinan mereka pun diketahui oleh Edeler Moor. Menghadapi kenyataan tentu saja Edeler Moor menjadi murka dan ia tidak lagi mempercayai Untung yang telah ia anggap sebagai keluarganya. Peristiwa ini diadukan Edeler Moor kepada kompeni. Untung dan Kyai Embun akhirnya dipenjarakan sedangkan Suzane diasingkan ke Makasar.

Di Penjara Untung dan Kyai Embun berkenalan dengan Wirayuda. Lalu mereka bersepakat untuk mengadakan pemberontakan di penjara, kemudian melarikan diri. Dengan mendapat dukungan dari kawannya Untung memimpin pemberontakan dan mereka berhasil melarikan diri ke hutan-hutan. Di tempat itu mereka menyusun pasukan dan kemudian terkenal sebagai pemberontak yang paling ditakuti oleh kompeni. 

Di dalam pelariannya, pasukan Untung kedatangan pasukan kompeni yang dipimpin oleh Kapten Ruys yang mendapat perintah untuk mencari Pangeran Purbaya, karena ada kabar tersiar bahwa musuh kompeni itu telah suka berdamai. Anehnya pasukan itu tidak menyerang Untung malah mereka mengajak untuk berbicara. Ternyata Kapten Ruys cerdik memanfaatkan kemampuannya untuk mencari Pangeran Purbaya sekaligus ia memasang perangkap untuk menjebak Untung. Untung yang mengetahui jebakan ini mengadakan perjanjian setelah mempertimbangkannya. Ia memutuskan untuk menerima tawaran tersebut dan apabila berhasil menemukan Pangeran Purbaya, kesalahannya akan diampuni kompeni. 

Pangeran Purbaya adalah anak kedua dari Sultan Agung Tirtayasa penguasa Banten. Ia bersama ayahandanya memerangi Sultan Haji yang memberontak dan dibantu oleh kompeni. Ketika perlawanannya semakin terdesak dan ayahnya tertangkap lalu kemudian Sultan Haji menjadi penguasa Banten, Pangeran Purbaya melarikan diri ke tempat persembunyiannya di kaki Gunung Gede.Di tempat inilah Untung, Kyai Embun dan Wirayuda bertemu dengan Pangeran Purbaya. 

Pada prinsipnya Pangeran Purbaya menyetujui untuk dibawa Untung untuk menyerahkan diri pada kompeni. Karena ia percaya pada Untung yang berbudi halus dan kesatria. Keputusan ini disambut dengan baik oleh istri pertamanya. Sedangkan Raden Gusik Kusumah putri Pangeran Mangkubumi Nerangkusuma dari Mataram yang menjadi istri kedua menolak untuk menyerah dan ia minta untuk bercerai. 

Untung tidak jadi membawa Pangeran Purbaya ke Jakarta, karena tiba-tiba tempat persembunyiannya diserbu oleh pasukan kompeni di bawah pimpinan Kopral Kuffeler. Lalu pertempuran pun terjadi. Untung dan pasukannya dapat mengalahkan pasukan Belanda. Kemudian pergi ke Cirebon untuk meminta perlindungan kepada Sultan Cirebon. Di Cirebon ia diterima dengan baik karena Sultan Cirebon masih pamannya Raden Gusik. Dan setelah terlebih dahulu difitnah oleh anak angkat Sultan, Untung diberi gelar Surapati oleh Sultan Cirebon. Mengingat keamanan Sultan Cirebon menyarankan supaya Untung Surapati pergi ke Mataram untuk meminta perlindungan pada Sultan Amangkurat II. 

Karena telah bercerai dengan Pangeran Purbaya, sejak perjalanan dari Gunung Gede sampai ke Cirebon, Raden Gusik terus menerus mengikuti kemana Untung pergi dan tali percintaan diantara mereka terjadi. 

Setelah membantu Amangkurat II memadamkan pemberontakan Bupati Banyuwangi yag lalim pada waktu itu, sebagai hadiah diberikannya daerah Pasuruan untuk dipimpin dan Untung bergelar Raden Temanggung Wironegoro. 

Waktu terus berjalan dari tahun ke tahun, Untung Surapati dapat memimpin Pasuruan dengan aman dan subur. Dari perkawinannya dngan Raden Gusik dikaruniai tiga orng putra. Sedangkan Kerajaan Mataram, tampuk pimpinannya sudah beralih pada putra mahkota yaitu Amangkurat III yang disebut Raden Mas. Karena raja ini tercela perangainya ia banyak mendapat musuh. Dan tak lama kemudian terjadi pemberontakan di Mataram di bawah pimpina Raden Puger yang bergelar Paku Buwono. Akhirnya Amangkurat III jatuh singgahsananya dan ia meminta perlindungan pada Untung Surapati. Dan kompeni memaklumkan perang dengan Untung Surapati. 

Untuk menyelidiki situasi di Pasuruan, kompeni mengirimkan seorang tentara berpangkat kopral yang memiliki wajah indo bernama Robert untuk dijadikan mata-mata. Tetapi malang Robert ditangkap di Pasuruan dan diketahui bahwa ia adalah anak dari perkawinan Untung dengan Suzane. Lewat Robert didapatka informasi bahwa Suzane telah meninggal dua puluh tahun yang lalu dan Robert diasuh oleh Van Rijnsaudagar di Amsterdam sebelum ia masuk kompeni. Oleh Untung Surapati, Robert diminta untuk tinggal di Pasuruan tetapi ia menolak dan ia lebih senang menjadi orang Belanda daripada orang Jawa. Untung Surapati mengalah akhirnya. Biarpun mendapat bantuan dari Pangeran Jayengrono Bupati Surabaya yang berpura-pura memihak pada kompeni akhirnya dalam pertempuran di Bangil Untung, Kyai Embun, dan Wirayuda tewas oleh serangan kompeni yang dipimpin oleh Mayor Govert Knol. Setelah ayahnya meninggal, Robert keluar dari kerajaan Pasuruan untuk menempuh hidupnya secara tersendiri.Sedangkan perlawanan menghadapi tentara kompeni dilanjutkan oleh ketiga anak Untung lainnya. Tamatlah riwayat hidup Untung yang bergelar Raden Temanggung Wironegoro sebagai budak belian yang berhasil menjadi raja yang berwibawa dan ditakuti yang kemudian mengangkat senjata melawan kompeni.

0 comments:

Post a Comment

Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) - Lintang Kemukus Dini Hari (Ahmad Tohari) - Jentera Bianglala (Ahmad Tohari) - Kubah (Ahmad Tohari) - Di Kaki Bukit Cibalak (Ahmad Tohari) - Bekisar Merah (Ahmad Tohari) - Siti Nurbaya (Marah Rusli) - Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka) - Azab dan Sengsara (Merari Siregar) - Harimau-Harimau (Mochtar Lubis) - Supernova (akar - Dee) - Supernova (petir - Dee) - - Sengsara Membawa Nikmat (Tulis Sutan Sati) - Mantra Penjinak Ular (Kuntowijoyo) - Mangir (Pramoedya Ananta Toer) - Arok-Dedes (Pramoedya Ananta Toer) - Perburuan (Pramoedya Ananta Toer) - Kasih Tak Terlerai (Suman Hs) - Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) - Atheis (Achdiat Kartamiharja)


goesprih.blogspot.com Overview

goesprih.blogspot.com has 1.444.907 traffic rank in world by alexa. goesprih.blogspot.com is getting 761 pageviews per day and making USD 3.70 daily. goesprih.blogspot.com has 210 backlinks according to yahoo and currently not listed in Dmoz directory. goesprih.blogspot.com is hosted in United States at Google data center. goesprih.blogspot.com is most populer in INDONESIA. Estimeted worth of goesprih.blogspot.com is USD 2701 according to websiteoutlook