Monday, September 03, 2012

Apa itu Puisi?

Memahami Puisi

Puisi sangat berbeda dengan prosa. Perbedaan yang utama adalah terletak pada proses penciptaan masing-masing karya sastra itu.

Di dalam puisi seperti diungkapkan oleh Prof. Dr. Mursal Esten yang disampaikan oleh Y vone de Fretes dalam bukunya berjudul "Memahami Puisi" terbitan Angkasa, cetakan 1995, akan berlangsung beberapa proses yang tidak begitu terasa di dalam prosa. Proses tersebut adalah: pertama, 'proses konsentrasi', kedua 'proses intensifikasi', dan ketiga 'proses pengimajian (imagery)'.

Dalam proses 'konsentrasi', segenap unsur puisi (unsur musikalitas, unsur korespondensi, dan unsur bahasa), dipusatkan pada satu permasalahan atau kesan tertentu. Kemudian dalam proses 'intensifikasi' unsur-unsur puisi tersebut berusaha menjangkau permasalahan atau hal yang lebih mendalam atau mendasar.

Adanya kedua proses di atas menyebabkan sebuah puisi menjadi sesuatu yang pelik, sehingga lebih susah dimengerti ibandingkan dengan prosa.

Proses ketiga adalah proses pengmajian (imagery) merupakan suatu yang juga menjadikan puisi berbeda dari prosa. Segenap unsur puisi (musikalitas, korespondensi, dan bahasa) berfungsi menciptakan atau membangun sebuah imaji atau citra tertentu. Bunyi dan rima, hubungan satu lirik (baris) dengan lirik yang lain atau satu bait dengan bait yang lain, dan pilihan kata serta idiom-idiom, semuanya berfungsi membangun imaji atau gambaran tertentu yang dikesankan oleh puisi itu. Imaji inilah yang kemudian melahirkan makna utuh terhadap sebuah puisi.

Dilihat dari sisi 'kata', di dalam prosa cenderung mengikuti makna denotatif (makna harfiah), maka sebuah kata dalam puisi justru cenderung meninggalkan makna denotatif tersebut dan membentuk makna yang bersifat konotatif. Kata 'bulan' di dalam sebuah prosa akan berbeda artinya dengan 'bulan' dalam sebuah puisi.

Memahami penjelasan di atas dan menyadari bahwa puisi berbeda dengan prosa, maka untuk mengartikan puisi pun tentulah berbeda dengan pemahaman prosa. Puisi dibangun melalui proses intensifikasi, maka seorang yang ingin memahami puisi juga harus melakukan proses itu. Ia harus mampu menemukan makna yang terdalam dari setiap kata, frase, lirik, bait, ataupun imaji yang ada di dalam puisi itu. Seorang pembaca puisi harus mampu menangkap makna yang terjauh dari sebuah kata atau larik (berdasarkan makna konotatif yang mungkin dimiliki oleh kata atau larik tersebut).

Selamat mencoba memahami puisi***


2 comments:

bagaimana cara downloadnya?

penjelasan penulis sangat komprehensif dan mudah dipahami siapapun yang membaca

Post a Comment

Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari) - Lintang Kemukus Dini Hari (Ahmad Tohari) - Jentera Bianglala (Ahmad Tohari) - Kubah (Ahmad Tohari) - Di Kaki Bukit Cibalak (Ahmad Tohari) - Bekisar Merah (Ahmad Tohari) - Siti Nurbaya (Marah Rusli) - Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka) - Azab dan Sengsara (Merari Siregar) - Harimau-Harimau (Mochtar Lubis) - Supernova (akar - Dee) - Supernova (petir - Dee) - - Sengsara Membawa Nikmat (Tulis Sutan Sati) - Mantra Penjinak Ular (Kuntowijoyo) - Mangir (Pramoedya Ananta Toer) - Arok-Dedes (Pramoedya Ananta Toer) - Perburuan (Pramoedya Ananta Toer) - Kasih Tak Terlerai (Suman Hs) - Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) - Atheis (Achdiat Kartamiharja)


goesprih.blogspot.com Overview

goesprih.blogspot.com has 1.444.907 traffic rank in world by alexa. goesprih.blogspot.com is getting 761 pageviews per day and making USD 3.70 daily. goesprih.blogspot.com has 210 backlinks according to yahoo and currently not listed in Dmoz directory. goesprih.blogspot.com is hosted in United States at Google data center. goesprih.blogspot.com is most populer in INDONESIA. Estimeted worth of goesprih.blogspot.com is USD 2701 according to websiteoutlook